Selasa, 14 Juni 2016

Applied Linguistics

.
       

  •  APPLIED LINGUISTICS (LINGUISTIK TERAPAN)

Applied Linguistics is concerned with the systematic study of language structure, the acquisition of first and subsequent languages, the role of language in communication, and the status of language as the product of particular cultures and other social groups. A background in linguistics is essential for language teachers, translators, speech-language pathologists, audiologists, and many other language professionals. Linguistic Terapan(Applied linguistics) mencakup bidang : pengajaran bahasa,penerjemahan, leksikologi, fonetik terapan, sosiolinguistik terapan,pembinaan bahasainternasional, pembinaan bahasa khusus, linguistic medis, mekanolinguistik.
  • Sejarah Applied Linguistics

Istilah Applied Linguistics(Linguistik Terapan) mengacu pada berbagai kegiatan yang melibatkan beberapa hal yang terkait dengan pemecahan masalah bahasa atau menangani beberapa kekhawatiran terkait bahasa. Ia seolah-seolah diterapkan linguistic, setidaknya di Amerika Utara, pertama secara resmi diakui sebagai kursus independen di University of Michigan pada tahun 1946. Selama akhir 1950-an, penggunaan istilah ini secara bertahap diperluas dengan memasukkan apa yang kemudian dirujuk ke terjemahan otomatis. Pada tahun 1964 setelah dua tahun bekerja persiapan dibiayai oleh Dewan Eropa, Association international  de linguistique Appliuee( Asosiasi internasional linguistic terapan biasanya disebut oleh Prancis AILA singkatan) didirikan dan kongres internasional pertama yang diadakan di Narcy, prancis.
Linguistik diterapkan berfokus pada berbagai daerah dan kompleks dalam masyarakat di mana bahasa memainkan peran Tampaknya terdapat konsensus bahwa tujuannya adalah untuk menerapkan temuan dan teknik dari penelitian dalam linguistik dan disiplin terkait untuk memecahkan masalah praktis.

Selain pengajaran bahasa asing dan terjemahan mesin, sampling sebagian isu-isu yang dianggap penting bagi bidang linguistik diterapkan saat ini termasuk topik-topik seperti bahasa untuk tujuan khusus (misalnya bahasa dan masalah komunikasi yang berkaitan dengan penerbangan, gangguan bahasa, hukum, kedokteran, ilmu ), kebijakan dan perencanaan bahasa, dan bahasa dan masalah keaksaraan.


  •   Kegunaan linguistik terhadap pengajaran bahasa,antara lain :
1. Member pijakan prinsip-prinsip pengajaran bahasa asing,termasuk didalamnya pendekatan,metode dan teknk.
2.    Member arahan atau pijakan mengenai isi/materi bahasa yang akan diajarkan yang didasarkan pada diskripsi bahasa yang mendetail, termasuk cara mempersentasikan.
Salah satu bagian dari Applied Linguistic yaitu Sosiolinguistic. Apakah yang dimaksud dengan sosiolinguistic itu???? Disini saya akan menjelakannya secara singkat.

SOSIOLINGUISTICS

 



Sosiolinguistik adalah kajian interdisipliner yang mempelajari pengaruh Budaya  terhadap cara suatu Bahasa digunakan. Dalam hal ini bahasa berhubungan erat dengan Masyarakat suatu wilayah sebagai subyek atau pelaku berbahasa sebagai alat komunikasi dan interaksi antara kelompok yang satu dengan yang lain.
Beberapa pengertian sosiolinguistik menurut para ahli : 


  * Abdul Chaer (2004:2) berpendapat bahwa intinya sosiologi itu adalah kajian yang objektif mengenai manusia di dalam masyarakat, mengenai lembaga-lembaga, dan proses sosial yang ada di dalam masyarakat, sedangkan pengertian linguistik adalah bidang ilmu yang mempelajari bahasa atau bidang ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Sosiolinguistik adalah bidang ilmu antardisiplin yang mempelajari bahasa dalam kaitannya dengan penggunaan bahasa itu di dalam masyarakat.

·         * Sumarsono (2007:2) mendefinisikan Sosiolinguistik sebagai linguistik institusional yang berkaitan dengan pertautan bahasa dengan orang-orang yang memakai bahasa itu.


·         * Rafiek (2005:1) mendefinisikan sosiolinguistik sebagai studi bahasa dalam pelaksanaannya, itu bermaksud/bertujuan untuk mempelajari bagaimana konvensi-konvensi tentang relasi penggunaan bahasa untuk aspek-aspek lain tentang perilaku sosial.


  * Booiji (Rafiek, 2005:2) mendefinisikan sosiolinguistik sebagai cabang linguistik yang mempelajari faktor-faktor sosial yang berperan dalam pemakaian bahasa dan yang berperan dalam pergaulan.


  * Wijana (2006:7) berpendapat bahwa sosiolinguistik merupakan cabang linguistik yang memandang atau menempatkan kedudukan bahasa dalam hubungannya dengan pemakai bahasa itu di dalam masyarakat.


  * Fishman memberikan defenisi sosiolinguistik sebagai “the study of the characteristics of language varities, the characteristics of their functions, and the characteristics of their speakers as these three constantly interact, change, and change one another within a speech community.”


·  * Nababan, mengatakan bahwa sosiolinguistik merupakan pengkajian bahasa dengan dimensi kemasyarakatan.


  * Fasold (1993: ix) mengemukakan bahwa inti sosiolinguistic
 tergantung dari dua kenyataan. Pertama, bahasa bervariasi yang menyangkut pilihan bahasa-bahasa bagi para pemakai bahasa. Kedua, bahasa digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi dan pikiran-pikiran dari seseorang kepada orang lain

 
  * Wardaugh, 1985, Holmes 1995) adalah cabang ilmu bahasa yang
berusaha menerangkan korelasi antara perwujudan struktur atau elemen bahasa dengan faktor-faktor sosiokulturalpertuturannya, tentu saja mengasumsikan pentingnya pengetahuan dasar-dasar linguistic degan berbagai cabangnya, seperti: fonologi,morphology,sintaksis dan semantic dalam mengidentifikasikan ,dan menjelsakan fenomena-fenoma yang menjadi objek kajiannya,
   yakni bahasa dengan berbagai variasi sosial atau regionalnya
  
  Berdasarkan pengertian menurut para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa sosiolinguistik adalah cabang ilmu linguistik yang erat kaitannya dengan sosiologi, hubungan antara bahasa dengan faktor- faktor sosial di dalam suatu masyarakat tutur serta mengkaji tentang ragam dan variasi bahasa. Selanjutnya ada tujuh dimensi yang merupakan penelitian sosiolinguistik yaitu: 
  (1) identitas sosial dari penutur 
  (2) identitas sosial dari pendengar yang terlibatkan proses komunikasi
  (3) lingkungan sosial tempat peristiwa tutur terjadi 
  (4) analisis sinkronik dan diakronik dari dialek-dialek sosial, 
  (5)penilaian sosial yangberbeda oleh penutur akan perilaku bentuk-bentuk ujaran,
  (6) tingkatan variasi danragam linguistik,
  (7) penerapan praktis dari penelitian sosiolinguistik 










  Ok guys....I think that's all from me, thank you for your read my post :) 
  Have a nice day :) 
GOD BLESS US